Sunday, June 19, 2016

Besi dari Langit

Allah Menurunkan Besi dari Langit

Ramadhan-14

    لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

We have already sent Our messengers with clear evidences and sent down with them the Scripture and the balance that the people may maintain [their affairs] in justice. And We sent down iron, wherein is great military might and benefits for the people, and so that Allah may make evident those who support Him and His messengers unseen. Indeed, Allah is Powerful and Exalted in Might.
Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami menurunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka memergunakan besi itu) dan supaya Allah mmengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan Rasul-rasulNya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah maha kuat lagi maha perkasa 

(QS. Al-Hadid: 25)


Besi hanya dapat dibuat dalam bintang-bintang yang ukurannya jauh lebih besar dari matahari dan memiliki suhu ratusan juta celcius.

Harun Yahya mengatakan dalam bukunya yang berjudul Keajaiban Besi, mengatakan bahwa para peneliti menamai teori tentang besi dengan sebutan “teori supernova” Ketika kandungan besi dalam bintang tesebut sudah terlalu panas, maka akan terjadi sebuah ledakan yang dinamakan Nova atau Supernova. Akibat dari ledakan besar ini meteor-meteor yang mengandung besi bertebaran di dalam ruang hampa, hingga pada akhirnya akan tertarik oleh gaya gravitasi dari benda lain.

Fakta ini dapat menjelaskan bahwa besi tidak terbentuk di dalam bumi melainkan sebagai kiriman dari bintang-bintang yang meledak sehingga bertebaran dan akhirnya tertarik oleh gaya gravitasi yang dimiliki bumi dan jatuh kedalamnya.

Hasil penelitian NASA dikatakan bahwa di awal pembentukan Bumi, Bumi pernah mengalami hujan asteroid yang begitu dahsyat dan kaya dengan unsur besi (Fe). Dari benturan hujan asteroid tersebut, membentuk bahan bebatuan Bumi dan menimbulkan ledakan energi yang meningkatkan suhu permukaan planet Bumi.

Kumpulan batu yang telah mencapai kedalaman 100 ml lebur dan tersebar hingga menyelimuti planet Bumi. Dalam interior Bumi,suhu semakin memanas yang disebabkan radioaktif, sehingga menjadi sebuah periuk besi yang meleleh. Lelehan besi tersebut menyusut ke tengah karena tertarik oleh gaya gravitasi Bumi.

Bumi membentuk lapisan magnetosfer yang fungsinya melindungi dari serangan badai magnetis matahari. Pembentukan ini disebabkan besi yang berasal dari tumbukan asteroid yang terkonsentrasi di dalam inti Bumi. Ribuan kilometer lelehan besi tersebut mengalir dari permukaan, mengikuti perjalanannya menuju inti Bumi yang memerlukan waktu kurang lebih selama 1 miliyar tahun. Rentan waktu tersebut tergolong pendek dalam skala waktu geologi. Inilah penyebab Bumi memiliki inti besi yang dikelilingi oeh lelehan batuan gunung berapi sampai saat ini.

Oleh karena itu dalam Al-Quran Allah lebih memilih kalimat anzalnaa (Kami telah turunkan) dari pada kalimat Khalaqnaa (Kami telah menciptakan) dalam QS Al-Hadid: 25

Hal ini sejalan dengan pengamatan NASA, memang besi (Fe) bukanlah berasal dari Bumi melainkan dibawa dari asteroid-asteroid luar angkasa. Ilmuwan seperti Profesor Armstrong dari NASA atau Mohamed Asadi berpandangan bahwa "memang besi diturunkan dari langit". Sains memberikan informasi kepada kita bahwa besi termasuk logam berat tidak dapat dihasilkan oleh bumi sendiri.

Energi sistem tata surya kita tidak cukup untuk memproduksi elemen besi. Perkiraan paling baik, energi yang dibutuhkan adalah empat kali energi sistem matahari kita, dengan demikian besi hanya dapat dihasilkan oleh suatu bintang yang jauh lebih besar daripada matahari, dengan suhu ratusan juta derajat Celsius. Kemudian meledak dahsyat sebagai nova atau supernova, dan hasilnya menyebar di angkasa sebagai meteorit yang mengandung besi, melayang di angkasa sampai tertarik oleh gravitasi bumi, di awal terbentuknya bumi miliaran tahun yang lalu.




Sumber :
http://quran.com/57
https://www.al-islam.org/enlightening-commentary-light-holy-quran-vol-17/surah-al-hadid-verses-16-29
http://moslemscientists.blogspot.co.id/2011/11/allah-menurunkan-besi-dari-langit.html
http://www.dailymoslem.com/news/al-quran-benar-besi-diturunkan-langsung-oleh-allah-dari-langit
https://www.facebook.com/notes/satu-hari-satu-ayat-quran/rahasia-elemen-besi-fe-57-dalam-surat-al-hadiid-57/429477214650/