Saturday, June 18, 2016

Mineral Bumi

Ramadhan-13

تَنْزِيلا مِمَّنْ خَلَقَ الأرْضَ وَالسَّمَاوَاتِ الْعُلا (٤)الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى (٥) 

The Most Merciful [who is] above the Throne established.

To Him belongs what is in the heavens and what is on the earth and what is between them and what is under the soil.

5. (yaitu) Yang Maha Pengasih, yang bersemayam di atas 'Arsy.

6. Milik-Nya-lah apa yang ada di langit, apa yang di bumi, apa yang ada di antara keduanya dan apa yang ada di bawah tanah

(QS. Thaha : 5-6)


Dahulu orang memahami gambaran tentang bumi yang “mempunyai belahan” ini berarti bahwa bumi terbelah setelah disiram oleh air hujan, kemudian mengeluarkan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan. Selain itu bumi juga mempunyai belahan yang membantu menciptakan jalan keluar bagi air, mineral, gas bumi dan minyak mentah ke permukaannya. 

Belahan yang terdapat di permukaan bumi itu juga merupakan sarana sebagai ventilasi udara bagi tanah guna memperbaharui kesuburannya.

Firman Allah surat Thaha ayat 6 mengatakan “Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya, dan semua yang di bawah tanah”. Ayat ini turun lebih dari empat abad yang lalu di mana tak ada seorang pun yang tahu arti ‘dan semua yang di dalam tanah’. 

Apa yang ada di dalam tanah masih gaib bagi manusia. Lalu terungkap bahwa dalam perut bumi ini mengandung  kekayaan yang melimpah seperti minyak bumi, emas, besi, dan mineral lainnya, serta benda-benda berharga lainnya, juga aliran sungai di bawah tanah. Benda-benda dan kekayaan itu sudah ada sejak jaman dahulu, tapi baru ditemukan pada abad ini.

Sumber :
http://quran.com/20
http://www.tafsir.web.id/2013/03/tafsir-thaha-ayat-1-16.html#sthash.2hMqxB95.dpuf
http://kasmundari.blogspot.co.id/2015/04/tugas-pai-review-buku-bukti-bukti.html