Wednesday, June 15, 2016

Retakan Bumi

Ramadhan-10


وَالْأَرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِ

And [by] the earth which cracks open,

”Demi bumi yang terbelah.” 

(QS At-Thariq : 12)

Para ahli geologi menemukan beberapa retakan yang memotong-motong lapisan batu paling luar dari lapisan bumi pada kedalaman puluhan ribu kilometer. Letaknya di seluruh arah, dan lebarnya mencapai antara 65-150 km. Retakan-retakan ini saling tersambung antara yang satu dengan yang lain, menjadikannya seolah-olah satu retakan. Para ahli menyerupakannya dengan daging.

Ilmu pengetahuan modern sekitar tahun 1960-an menemukan bahwa ternyata lapisan batu kulit bumi terbelah oleh jaringan belahan yang panjang dan lebarnya mencapai ribuan kilometer serta terbagi menjadi 12 belahan besar dan beberapa belahan kecil.

Belahan tersebut banyak tersebar di dasar laut, samudera dan juga di daratan dengan kedalaman belahan dapat mencapai 100 km (sama dengan rata-rata ketebalan lapisan batu bumi). Dengan pengamatan lebih rinci terbukti bahwa kumpulan batu besar yang dewasa ini dikenal dengan “lempeng lapisan batu” yang mengambang di atas zona batu-batu semi larut ini disebut “zona kelemahan bumi”. Zatnya mempunyai kepadatan yang lebih tinggi daripada lapisan di atasnya.

Menurut teori lempeng, lapisan terluar bumi kita terbuat dari suatu lempengan tipis dan keras yang masing-masing saling bergerak relatif terhadap yang lain. Gerakan ini terjadi secara terus-menerus sejak bumi ini tercipta hingga sekarang. Teori Lempeng Tektonik ini hingga kini telah berhasil menjelaskan berbagai peristiwa geologis, seperti gempa bumi, tsunami, meletusnya gunung berapi, juga tentang bagaimana terbentuknya gunung, benua, dan samudra.

Maha suci Alloh yang menciptakan bumi yang memiliki belahan dan menjadikan belahan itu sebagai komponen utama demi keberlangsungan hidup di permukaan bumi.

Sumber :
http://quran.com/86
http://quran.al-shia.org/id/tafsir/juz30/086.htm
http://islamictoshare.blogspot.co.id/2009/09/mukjizat-ke-22-bumi-yang-mempunyai.html
http://d6un.blogspot.co.id/2010/04/bumi-yang-terbelah.html