Wednesday, September 2, 2015

Krisis Sampah


Yang mejadi latar belakang adanya krisis dan yang menjadi penyebab demonstrasi bukan hanya bidang Ipoleksosbudhankam saja. Ipoleksosbudhankam adalah bidang ideologi, politik,ekonomi sosial,budaya,pertahanan dan keamanan.

Tapi krisis sampah pun dapat menjadi sumber bencana sehingga masyarakat melakukan demonstrasi sebagai bentuk menyalurkan aspirasi suaranya agar didengar oleh pemerintah. Hal ini terjadi di kota Beirut, kota Lebanon.


Krisis Sampah Ratusan Orang Unjuk Rasa

Ratusan orang berdemonstrasi di Beirut karena krisis sampah sehingga jalanan ibukota Lebanon itu dipenuhi tumpukan sampah. Pemandangan di Beirut dipenuhi unjuk rasa setiap hari selama satu minggu. Unjuk rasa krisis sampah ini kemudian melebar dengan menargetkan seluruh golongan politik di negara itu, karena tidak berfungsinya sistem politik sektarian.

Gerakaan unjuk rasa ini disebut dengan “You Stink” atau “kau busuk!”. Hezbollah menyatakan mengutuk "korupsi yang memburuk dan menumpuk" yang tercermin dari pengelolaan sampah itu.


Krisis Sampah di Lebanon

Krisis Sampah ini dikarenakan gagalnya Kabinet di Lebanon mencapai kesepakatan sejak tempat pembuangan sampah ditutup bulan lalu. Kabinet Lebanon menolak penawaran kontrak pengelolaan sampah yang baru, dengan alasan harga terlalu tinggi.

Akibat dari dugaan afiliasi politik dan tuduhan korupsi serta politisasi menyebabkan masyarakat di sana menjadi merana akibat bau busuk yang menyengat dimana-mana


Sumber :
http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/08/150825_dunia_lebanon_sampah
http://www.voaindonesia.com/content/ratusan-kembali-unjuk-rasa-di-lebanon-/2934243.html